Pages

Subscribe:

Labels

Minggu, 15 Januari 2012

Forgive and Let Go

Beberapa bulan belakangan ini bener bener harus belajar yang namanya memaafkan dan merelakan. Karena sekuat apapun kita, sebuah kenangan nggak akan mungkin kita lupain (kecuali amnesia). Sepahit apapun itu, pernah ada saat manis yang Cuma bisa kita sebut masa lalu sekarang. Semua kisah akan ngasih kita pelajaran penting untuk kita ke depannya. Saat saat ini, kedua kata itu terasa sulit banget dijalanin, susah banget untuk sekedar let go of those memory or just stop the “what if”. Karena setiap kali inget moment itu, yang ada Cuma rasa marah, kecewa, dan penyesalan.

Memang sulit untuk sekedar bangun ketika kamu sudah memasrahkan diri untuk jatuh, kamu akan menyalahkan keadaan lalu menyalahkan dirimu sendiri yang sudah dengan bodohnya menjatuhkan diri sendiri, lalu menyalahkan dia yang mendorongmu untuk jatuh padahal dia tak ada untuk menangkapmu. Ya fase denial, fase penyangkalan bahwa semua itu adalah kesalahan besar. Setelah beberapa waktu dalam fase itu, ada yang masih stay dengan konsep itu, tapi ada yang akhirnya mencoba mencari tangan yang mampu untuk mengajaknya bangkit. Aku bersyukur dalam fase ini, ada orang orang terdekat yang mengulurkan tangan mereka dan menarikku kembali berdiri.

Mungkin kelihatan konyol kalau harus terus terusan mengeluh dan menyalahkan keadaan, tapi bukan itu yang bisa membuat kita untuk bangun. Ada suatu pikiran yang memotivasi untuk bangkit lagi, pikiran bahwa mungkin ini memang jalan Tuhan untuk nyadari kita, jalan Tuhan untuk memacu kita berlari lagi dan agar tidak jatuh dalam lubang yang sama. Nggak ada gunanya menengok ke belakang terlalu sering. Tengoklah dan tersenyumlah, saat itu adalah masa yang indah yang dinamakan pendewasaan diri. Semua orang punya fase itu, dimana mereka sadar hidup tidak hanya melulu tentang kita. Ada orang lain yang juga pernah jatuh, ada orang lain yang pernah mendorong orang untuk jatuh, dan kita tidak bisa menjadi sosok kekanakan yang menangis dan minta uluran tangan. Ikhlaskan semua yang udah terjadi dan yakin bahwa Tuhan punya rencana yang jauh lebih indah dari yang bisa kita khayalkan.

Bukan forget, tapi sekedar forgive dan let go. Let the memory go, biarkan dirimu pergi dimana kenangan –kenangan indah lainnya sudah menanti. 

Minggu, 01 Januari 2012

bye 2011, terimakasih atas semua kenangannya

Happy new year, welcome 2012! :D

Tahun 2011 mungkin emang udah berakhir ya, tapi di tahun ini ada banyak banget moment yang rasanya sayang untuk dilupain gitu aja. Tahun ini rasanya cepet banget berlalu, mungkin karena aku menikmati tiap hari yang terlewat, walaupun nggak semua momen menyenangkan, tapi semua itu berharga dan ngasih makna tersendiri di tahun ini.

Januari, aku masih galau milih antara psikologi atau HI. Sempet tanya tanya tapi tetep belum mantep.

Februari, sibuk belajar matematika sama fisika, Tuhan kenapa mereka begitu sulit??

Maret, itu jamannya SNMPTN undangan kayaknya ya, masih jadi anak SMA bloon yang nggak tau apa itu SNMPTN undangan, sempet mau nekat daftar UI tapi nggak jadi gara-gara takut nggak dibayarin ntar kalo ternyata diterima :p

April, well ini dia ni yang dinanti sama semua anak kelas 3 SMA, UN sodara sodara! Masih inget waktu itu ujian pertama tanggal 18, masih nggak yakin sama kemampuanku sendiri -,-

Mei, pengumuman SNMPTN undangan sama UN. Alhamdulillah delayota lulus semua, walaupun nggak semua keterima undangan (termasuk gue), tapi tetep berjuang buat UGM!

Juni, HI UGM!

Juli, nggak ada kerjaan, sempet kepikiran buat part time, tapi tapi tapi males .... -______-

Agustus, bulan puasa paling garing yang pernah ada, karena nggak kerjaan. Eh tapi ada tugas pra ospek gitu dari jurusan. Lumayan buat ngisi waktu luang :p

September, ospek ya? Hmmm, ketemu temen temen baru yang asik asik entah dari FISIPOL ataupun HI. Masih nyesuain diri sama temen temen yang bukan orang jogja dan nggak bisa bahasa jawa :B

Oktober, lot of birthdays. Ultahnya kepo, ultahnya ibu, dan ultahku! Makasih banyak buat temen temen yang udah ngasih surprise dan kado. *peluksatusatu. Oiya kuliah cin, ternyata kuliah tu susah L tapi kuliah di HI asik sih, dapet temen sekelas yang asik asik juga J

November, bulan paling menyenangkan sekaligus paling menyedot emosi. You know why. Sekali lagi makasih Tuhan buat bulan semua hal yang terjadi di bulan ini. Oiya, aku dapet pengumuman kalo dapet beasiswa BIDIK MISI wich means 4 tahun (atau kurang) aku kuliah di UGM itu totally free dan dapet uang saku yang lumayan banget buat fotokopi buku :D

Desember, nggak kerasa tiba tiba udah tahun baru aja. Dengan tugas yang makin menumpuk. UAS di depan mata dan galau tak berkesudahan, percaya nggak percaya aku malah tambah gendut. :o
Apapun yang sudah 2012 persiapkan untukku, i’ll be ready, J selamat tahun baru semoga semua semoga jadi nyata tahun ini!

Satu hal yang jadi pelajaran dari tahun ini adalah, 
“sesuatu yang datengnya instan akan pergi dengan instan pula”